Sabtu, 15 Oktober 2016

Hebat Dengan Cara Menanam Ini, Kangkung Tumbuh Subur dan Panen Banyak

 
Cara Menanam Kangkung Yang Baik dan Benar - Makanan olahan kangkung menjadi makanan yang banyak dijumpai di Nusantara ini, Sayur kangkung banyak digemari masyarakat karena memiliki rasa yang nikmat.. selain rasa yang enak,,ternyata kangkung memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Berikut manfaat sayuran kangkung bagi kesehatan tubuh :
  1. Mengatasi Insomnia, Kandungan selenium dan zinc pada kangkung dapat mengakibatkan efek mengantuk dan terlelap pada orang yang mengkonsumsinya.
  2. Mengatasi sembelit, kangkung dipercaya memiliki banyak kandungan serat yang berguna untuk memperlancar pencernaan.
  3. Mencegah anemia, kandungan zat besi yang terdapat pada kangkung dapat menambah hemoglobin pada tubuh manusia sehingga mencegah terjadinya anemia.
  4. Menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan mata, kandungan Vit C dan Vit A sangat berguna bagi kekebalan tubuh dan kesehatan mata.
Itulah beberapa manfaat yang diberikan dari tanaman kangkung bagi kesehatan, selain itu juga kangkung juga dipercaya dapat menjaga kesehatan hati (liver) dan menjaga usus dari parasit.

Sayuran, Cara menanam kangkung yang baik dan benar, Budidaya kangkung darat yang benar, cara perawatan pda budidaya kangkung, Manfaat kangkung bagi kesehatan, Kangkung,

Untuk membudidayakan tanaman tomat juga terbilang cukup mudah, tanaman yang satu ini cukup baik adaptasinya terhadap lingkungan. Jika Anda berminat untuk berkebun tomat, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini.


1. Menyiapkan Lahan Tanam Kangkung Dengan Menggemburkan dan Membentuk Tegalan

Sayuran, Pertanian, Cara menanam tomat yang benar, cara budidaya tomat agar berbuah banyak, tanaman tomat, Tomat, Cara melakukan perawatan tanaman tomat,

Persiapan lahan untuk menanam kangkung dilakukan dengan tujuan agar tanah gembur dan mampu untuk memberikan nutrisi pada tanaman kangkung.

Jika Anda ingin menanam kangkung pada kebun, maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pembajakan menggunakan traktor atau menggunakan bajak sapi.

Setelah dibajak, tanah digemburkan dengan menggunakan cangkul. Pada saat penggemburan ini dilakukan juga pembentukan tegalan.

Tegalan ini berfungsi untuk menjaga agar tanaman tomat tidak tergenang air dan juga berfungsi mengatur drainase air.

Ukuran tegalan dapat dibuat dengan lebar sekitar 80 - 100 cm, ketebalan 20 - 25 cm, serta panjang menyesuaikan ukuran lahan Anda.

Buatlah tegalan serupa disebelah tegalan pertama dengan jarak 40 cm.

Taburkan pupuk kandang secara merata pada permukaan tegalan.

Jika Anda memiliki modal lebih, Anda dapat melapisi tegalan dengan pelatik mulsa yang berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan rumput.

Jika Anda ingin menanam kangkung pada polybag, maka Anda harus mengisi polybag dengan tanah subur dan gembur terlebih dahulu.

Tanah yang diisikan ke polybag juga bisa dicampur dengan pupuk kandang dan serbuk gergaji.

Sampai dengan langkah ini, Anda sudah melakukan persiapan yang baik untuk mendapatkan tanaman kangkung yang subur dan dapat berbuah banyak.

2. Menyiapkan Bibit Kangkung dari Biji Pilihan dan Melakukan Penyemaian


Menanam kangkung sebenarnya dapat secara langsung dengan menanam biji kangkung di area tanam, namun juga bisa dilakukan penyemaian terlebih dahulu. Bibit kangkung dapat diperoleh dari toko pertanian.
bibit kangkung
Biji Kangkung


Jika anda memilih untuk menyemai bibit terlebih dahulu, anda harus membuat area semaian dengan menggemburkan Tanah dengan luasan tertentu sesuai kebutuhan tanam dan jumlah bibit.

Bentuk area semaian menjadi guludan atau tegalan. Setelah itu taburkan pupuk kandang atau pupuk kompos, biarkan 1 hari area semaian. Setelah satu hari taburkan biji kangkung yang telah dibeli secara merata dan tutup dengan Tanah secara merata dan tipis.

Tutup area semaian dengan jarring atau daun-daun dengan jarak 20 cm-30cm dari permukaan semaian. Lakukan penyiraman secara teratur pagi dan sore, biasanya benih kangkung akan tumbuh setelah 5 -7 hari dari penaburan. Bibit hanya bisa dipindah jika sudah mempunyai daun 3 - 4 helai atau tinggi 10-15 cm..

3. Pemindahan Bibit Semaian Ke Lahan Tanam


Jika pada tahap penyiapan bibit Anda pilih dengan membuat semaian, maka Anda harus memindahkan bibit kangkung semaian setelah mencapai tinggi sekitar 10cm - 15 cm. Pemindahan sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari,,,

Sebelum dipindahkan, sebaiknya lakukan penyiraman terlebih dahulu pada area semaian..hal ini berfungsi agar akar kakngkung bisa ikut tercabut...

Untuk melakukan penanaman kangkung pada lahan yang telah disiapkan dapat dilakukan dengan mambuat lubang tanam dengan jarak tanam sekitar 15cm -20cm....

Setelah bibit kangkung selesai dipindahkan ke lahan tanam, maka perlu dilakukan penyiraman untuk menjaga kelembaban tanah dan menjaga agar bibit kangkung yang baru ditanam tidak layu..

Langkah termudah adalah dengan menanam biji kangkung langsung ke lahan tegalan yang sudah disiapkan sebelumnya...

Anda hanya cukup membuat lubang dengan menggunakan tugal (kayu yang diruncingkan) dengan jarak tanam 15cm - 20cm.

Masukkan 3 bulir biji kangkung pada setiap lubangnya,,,dan lakukan penutupan dengan menekan lubang secara perlahan..

Sayuran, Cara menanam kangkung yang baik dan benar, Budidaya kangkung darat yang benar, cara perawatan pda budidaya kangkung, Manfaat kangkung bagi kesehatan, Kangkung,

4. Melakukan Perawatan Terbaik Pada Tanaman Kangkung Agar Tumbuh Subur dan Bebas dari Hama

Perawatan memegang peranan penting juga terhadap keberhasilan dalam budidaya kangkung, perawatan sangat diperlukan untuk menjadikan tanaman kangkung tumbuh dengan subur dan mendapatkan nutrisi untuk mengeluarkan banyak buah.
Perawatan juga bisa menjadikan tanaman kangkung Anda menjadi tanaman organik atau non organik itu semua tergantung Anda menggunakan pemupukan jenis apa.
Beberapa perawatan yang biasa dilakukan dalam membudidayakan Kangkung adalah sebagai berikut:

a. Pemupukan Pada Tanaman Kangkung

Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik jika Anda menginginkan tanaman kangkung organik.

Namun jika Anda ingin menanam tomat non organik maka pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kimia.

Pemupukan dengan pupuk kimia dilakukan pada usia satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah umur 2-3 minggu berikan kembali urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman.

Bila pada umur lebih dari 4 minggu tanaman masih terlihat kurang gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 gram per tanaman. Perhatikan, pemberian urea dan KCl jangan sampai mengenai tanaman karena bisa merusak tanaman kangkung Anda.

Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman


b. Penyiangan Rumput


Penyiangan rumput liar dilakukan jika Anda tidak menggunakan pelatik mulsa, jika Anda menggunakan mulsa pertumbuhan rumput dapat ditekan.

Pembersihan bertujuan untuk membasmi gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kangkung Anda..


c. Penyulaman Kangkung


Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit kangkung yang mati setelah ditanam, atau bibit yang memiliki pertumbuhan yang kurang.

Penyulaman dilakukan secepatnya jika sudah ada indikasi tanaman mati, sehingga bibit hasil sulaman dapat mengejar petumbuhan kangkung awal..

d. Pembasmian Hama
Apabila serangannya parah, hama dan penyakit tersebut bisa disemprot dengan pestisida. Gunakan obat pembasmi hama secara bijak,sesuaikan dengan takaran yang tertera pada label. Apabila kangkung yang akan digunakan untuk pasar organik, sebaiknya menggunakan pembasmi hama yang berbahan alami.

e. Penyiraman

Pemberian air sangat mendukung pertumbuhan tanaman kangkung Anda, pohon kangkung memerlukan air yang banyak namun tidak berlebihan.

Lakukan penyiraman secukupnya pada pagi dan sore hari, namun saat kondisi musim hujan penyiraman dapat dikesampingkan..

5. Masa Panen Untuk Tanaman Kangkung
Sayuran, Cara menanam kangkung yang baik dan benar, Budidaya kangkung darat yang benar, cara perawatan pda budidaya kangkung, Manfaat kangkung bagi kesehatan, Kangkung,


Masa panen kangkung darat adalah 25-30 hari dari penanaman. Kangkung darat sebaiknya dipanen dengan cara mencabut kangkung dengan akarnya. Namun jika anda menginginkan agar bisa dipanen 2 kali, pemanenan kangkung dapat dilakukan dengan memotong kangkung menggunakan pisau.

Kangkung yang segar hasil panen sendiri dengan penanaman secara organik siap untuk dijadikan sayur bagi keluarga, selain menambah rasa enak bagi makanan anda, kangkung juga akan menghasilkan banyak manfaat bagi kesehatan keluarga anda.
Itulah 5 langkah cara menanam kangkung yang baik dan benar agar tumbuh subur, biasanya yang sering dilupakan adalah bagaimana cara melakukan perawatan pada tanaman kangkung yang baik dan benar sehingga tanaman kangkung kekurangan nutrisi.. Mari untuk membudidayakan tanaman kangkung dan tanaman lainnya seperti menanam cabe rawit agar dapat menunjang perekonomian Indonesia serta budayakan menanam untuk menjadikan bumi tetap hijau....

Jumat, 14 Oktober 2016

5 Cara Ini Membuat Petani Sukses Menanam Gambas atau Oyong

 
Cara Menanam Sayuran Gambas - Buah Gambas atau sering disebut dengan oyong mungkin sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat Indonesia, jenis sayuran yang satu ini paling banyak dimanfaatkan untuk membuat sayur bening....

Buah Gambas atau oyong yang dimanfaatkan adalah buah yang masih muda, karena buah gambas jika sudah tua akan keras dan daging di dalamnya akan banyak mengandung serat-serat....

Jika Anda berminat untuk membudidayakan tanaman gambas, maka Anda tidak perlu khawatir,, sayuran yang merambat ini sangat mudah hidup....


Cara bercocok tanam gambas atau oyong ini dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti cara menanam labu siam atau cara menanam pare, berikut langkah-langkah cara menanam gambas atau oyong yang baik dan benar.


1. Lakukan Pemilihan Bibit Gambas dari Oyong Yang Sudah Tua dan Kering di Pohonnya


Menyiapkan bibit gambas dilakukan dengan mengambil biji gambas atau oyong dari buah gambas yang tua di pohon, biarkan buah sampai mengerin di pohon. Setelah itu petiklah, belah kulit buah gambas dan ambil bijinya. Jemur biji diterik matahari selama 1hari dan angkat, kemudian letakkan pada wadah dan tempatkan di area yang teduh.

Jika anda tidak mau repot, bibit gambas juga dapat dibeli di kios-kios pertanian. Lihat tanggal kadaluarsanya, pilih bibit yang memiliki tanggal kadaluarsa masih lama. Dan pastikan kemasan bibit masih utuh dan tidak ada bolong-bolong sekecil apapun. Karena dikhawatirkan ada semut atau kutu yang memakan biji yang ada dalam kemasan.

2. Menyiapkan Lahan Tanam Yang Gembur dan Subur Agar Oyong Mudah Tumbuh dan Berbuah



Persiapan lahan untuk menanam gambas dilakukan dengan tujuan agar tanah gembur dan mampu untuk memberikan nutrisi pada tanaman stroberri.

Langkah yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pembajakan menggunakan traktor atau menggunakan bajak sapi.

Setelah dibajak, tanah digemburkan dengan menggunakan cangkul. Pada saat penggemburan ini dilakukan juga pembentukan tegalan.

Tegalan ini berfungsi untuk menjaga agar tanaman tomat tidak tergenang air dan juga berfungsi mengatur drainase air.

Ukuran tegalan dapat dibuat dengan lebar sekitar 80 - 100 cm, ketebalan 20 - 25 cm, serta panjang menyesuaikan ukuran lahan Anda.

Buatlah tegalan serupa disebelah tegalan pertama dengan jarak 40 cm.

Taburkan pupuk kandang secara merata pada permukaan tegalan.

Jika Anda memiliki modal lebih, Anda dapat melapisi tegalan dengan pelatik mulsa yang berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan rumput.

Sampai dengan langkah ini, Anda sudah melakukan persiapan yang baik untuk mendapatkan tanaman gambas atau oyong yang subur dan dapat berbuah banyak.

3. Menanam Biji Gambas dengan Menggunakan Tugal


Tidak seperti jenis tanaman lainnya, untuk menanam gambas tidak perlu dilakukan penyemaian. Biji-biji oyong yang dijadikan bibit langsung ditanam ke lubang tanam buatan dengan menggunakan tugal (Kayu yang diruncingkan) atau bisa menggunakan cangkul.

Penanaman dilakukan dengan jarak 100 cm x 100cm. Jika Anda menggunakan mulsa, maka Anda harus membuat lubang terlebih dahulu.

Setelah penanaman dilakukan perlu disiram untuk menjaga agar tanah tetap lembab sehingga bibit tomat tidak layu.

Masukkan 2 buah biji gambas pada setiap lubang, kemudian tutup menggunakan tanah. Bibit Gambas atau oyong akan mengeluarkan tunas pada umur 5 hari setelah tanam.


4. Lakukan Perawatan Pada Tanaman Gambas/Oyong dengan Benar Agar Mendapatkan Buah Yang Lebat


Cara merawat tanaman gambas dapat dilakukan dengan membersihkan rumput-rumput yang tumbuh di area penanaman, dan buatlah para-para sebagai rambatan pohon gambas jika sudah mulai menjulur. Ukuran antar tiang pancang 2m x 2m sesuai dengan jarak tanam dengan tinggi sekitar 200cm. Untuk anyaman para bagian atas dapat menggunakan kawat atau juga bisa menggunakan bambu.
para-para labu siam, menanam labu siam, manfaat labu siam bagi kesehatan

Jika tanaman gambas diserang kutu daun atau hama lainnya maka lakukan penyemprotan dengan menggunakan insektisida secukupnya sesuai takaran yang dianjurkan (baca aturan pakai pada kemasan). Jika anda tidak ingin menggunakan bahan kimia, belilah obat semprot organik yang dijual di kios-kios pertanian.

5. Masa Panen Gambas / Oyong adalah 3 Bulan dari Penanaman

 
Masa panen gambas adalah pada umur 3 bulan dari penanaman. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk mendapatkan buah gambas yang segar dan yang perlu diperhatikan bahwa buah gambas atau oyong yang enak adalah buah yang muda. 
 
Jangan terlalu lama membiarkan buah gambas di pohonnya karena akan menyebabkan tidak enak dikonsumsi.,
 
Demikian panduan menanam gambas yang sangat mudah dilakukan, Cara perawatan memegang peranan yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya gambas atau oyong.. Mari dukung untuk menghijaukan bumi dengan Membudayakan Menanam. Anda dapat menanam apa saja di lahan yang Anda miliki seperti menanam Cabe Rawit atau menanam Bunga Matahari..

Minggu, 02 Oktober 2016

Bongkar Rahasia Cara Menanam Strawberry Agar Tumbuh Subur

 
Cara Menanam Buah Strawberry Agar Berbuah Lebat- Buah Strawberry menjadi salah satu buah-buahan yang banyak digemari masyarakat, buah yang memiliki rasa manis keasaman ini menjadikan sensasi segar.. Dikutip dari Wikipedia bahwa Buah strawberry berwarna hijau keputihan ketika sedang berkembang, dan pada kebanyakan spesies berubah menjadi merah ketika masak. Namanya berasal dari bahasa Inggris kuno streawberige yang merupakan gabungan dari streaw atau "straw" dan berige atau "berry". (sumber: Wikipedia).

Menanam Buah, Cara menanam strawberry, Pupuk yang cocok untuk strawberry, cara budidaya strowberi organik, manfaat strowberry bagi kesehatan, Cara perawatan pada tanaman strawberry, strawberry


Selain memiliki rasa yang segar, buah stroberi juga memiliki manfaat yang banyak lho bagi kesehatan...

Berikut beberapa manfaat yang dari buah strawberry yang paling banyak diketahui:
  1. Menjaga kesehatan jantung, Vitamin C dan Anthocyanidins dalam buah strawberry berguna untuk menjaga arteri dari kerusakan dan mencegah pembekuan darah.
  2. Mencegah dari penyakit kanker, antioksidan yang terdapat dalam buah strawberry bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker.
  3. Menurunkan kolesterol, zat pembentuk warna dan bau pada strawberry bermanfaat untuk mencegah penyakit cardiovascular
Untuk membudidayakan tanaman stroberi juga terbilang cukup mudah, Buah strawberry dapat dibudidayakan di kebun, namun juga dapat dibudidayakan di pot atau polybag. Secara garis besar cara menanamnya sama saja, hanya media tanamnya yang membedakan. Menanam strawberry dikebun memerlukan usaha yang lebih banyak dibanding menanam strawberry di pot atau polybag, karena harus mempersiapkan lahan tanamnya. Berikut adalah beberapa langkah menanam strawberry yang benar: 


1. Menyiapkan Lahan Tanam

Sayuran, Pertanian, Cara menanam tomat yang benar, cara budidaya tomat agar berbuah banyak, tanaman tomat, Tomat, Cara melakukan perawatan tanaman tomat,

Persiapan lahan untuk menanam stroberi dilakukan dengan tujuan agar tanah gembur dan mampu untuk memberikan nutrisi pada tanaman stroberri.

Jika Anda ingin menanam Strawberry pada kebun, maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pembajakan menggunakan traktor atau menggunakan bajak sapi.

Setelah dibajak, tanah digemburkan dengan menggunakan cangkul. Pada saat penggemburan ini dilakukan juga pembentukan tegalan.

Tegalan ini berfungsi untuk menjaga agar tanaman strowberry tidak tergenang air dan juga berfungsi mengatur drainase air.

Ukuran tegalan dapat dibuat dengan lebar sekitar 80 - 100 cm, ketebalan 20 - 25 cm, serta panjang menyesuaikan ukuran lahan Anda.

Buatlah tegalan serupa disebelah tegalan pertama dengan jarak 40 cm.

Taburkan pupuk kandang secara merata pada permukaan tegalan.

Jika Anda memiliki modal lebih, Anda dapat melapisi tegalan dengan pelatik mulsa yang berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan rumput.

Jika Anda ingin menanam strawberry pada polybag, maka Anda harus mengisi polybag dengan tanah subur dan gembur terlebih dahulu.

Tanah yang diisikan ke polybag juga bisa dicampur dengan pupuk kandang dan serbuk gergaji.

Sampai dengan langkah ini, Anda sudah melakukan persiapan yang baik untuk mendapatkan tanaman strowberry yang subur dan dapat berbuah banyak.

2. Menyiapkan Bibit Strawberry dan Melakukan Penyemaian


Menyiapkan bibit strawberry merupakan salah satu langkah kunci dalam menentukan hasil panen kemudian hari, bibit strawberry sebaiknya berasal dari bibit yang tahan terhadap hama atau penyakit, dan terbukti sudah menghasilkan.

Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, sebaiknya anda langsung mendatangi petani strawberry. Hal ini akan memberikan keuntungan tersendiri, disamping anda bias mendapatkan bibit yang berkualitas, anda juga bisa langsung tanya jawab terkait trik-trik menanam strawberry agar sukses.

Selain dari petani, anda juga bisa mendapatkan bibit strawberry dari kios-kios yang menjual bibit dan obat-obatan pertanian.

Pilihlah bibit strawberry yang wadahnya masih bagus, tanggal kadaluarsanya masih lama, dan tidak ada lubang-lubang pada wadah yang memungkinkan semut atau kutu dapat masuk dan merusak biji strawberry.

Setelah mendapatkan bibit, langkah selanjutnya adalah melakukan penyemaian bibit-bibit strawberry. Buatlah tempat penyemaian dengan menggemburkan Tanah menggunakan cangkul dan dibuat bedengan atau galengan.

Luas lahan persemaian disesuaikan dengan jumlah bibit yang akan ditanam. Campurkan pupuk kandang pada Tanah yang telah digemburkan, aduk kembali dan bentuk lahan semai sampai permukaannya rata.

Taburkan biji-biji strawberry secara merata, dan tutup dengan menggunakan Tanah yang halus secara merata dan lapisan penutupnya jangan terlalu tebal.

Buatlah peneduh dengan menggunakan daun-daun atau menggunakan jaring pertanian. Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari.

3. Pemindahan Bibit Strawberry Semaian Ke Lahan Tanam


Pemindahan bibit Strawberry ke lahan tanam permanen dilakukan setelah bibit Strawberry sudah memiliki tinggi sekitar 10 - 15cm.

Penanaman Strawberry sebaiknya dilakukan pada sore atau pagi hari, hal ini bertujuan agar bibit strowberry tidak layu terkena terik matahari. Jika pada oagi hari usahakan jangan sampai matahari sudah naik tinggi..

Sebelum bibit dicabut dari lahan semaian, sebaiknya siram terlebih dahulu agar bibit segar dan usahakan mencabut dengan tetap mengikutkan tanah semaian....

Penanaman dilakukan dengan jarak 40 cm x 40cm atau bisa lebih rapat dengan jarak tanam 30cm x 30cm. Jika Anda menggunakan mulsa, maka Anda harus membuat lubang terlebih dahulu.

Setelah penanaman dilakukan perlu disiram untuk menjaga agar tanah tetap lembab sehingga bibit Strawberry tidak layu.


4. Melakukan Perawatan Pada Tanaman Buah Strawberry


Menanam Buah, Cara menanam strawberry, Pupuk yang cocok untuk strawberry, cara budidaya strowberi organik, manfaat strowberry bagi kesehatan, Cara perawatan pada tanaman strawberry, strawberry

Cara perawatan tanaman strawberry yang benar akan sangat membantu keberhasilan budidaya strwberry...

Perawatan juga bisa menjadikan tanaman strowberry Anda menjadi tanaman organik atau non organik itu semua tergantung Anda menggunakan pemupukan jenis apa.

Beberapa perawatan yang biasa dilakukan dalam membudidayakan strowberry adalah sebagai berikut:

a. Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik jika Anda menginginkan tanaman strowberi organik.

Taburkan pupuk kandang pada usia tanam sekitar 1 bulan...
Namun jika Anda ingin menanam strowberry non organik maka pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kimia.

Pupuk diberikan pada umur 1,5 – 2 bulan setelah tanam dengan NPK (16-16-16) sebanyak 5 kg yang dilarutkan dalam 200 liter air, kemudian dikocorkan sebanyak 350-500 cc/ tanaman.

b. Penyiangan Rumput Pada Budidaya Strowberi

Penyiangan rumput liar dilakukan jika Anda tidak menggunakan pelatik mulsa, jika Anda menggunakan mulsa pertumbuhan rumput dapat ditekan.

Pembersihan bertujuan untuk membasmi gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman Strawberry Anda..

c. Pembasmian Hama Pada Tanaman Strawberry

Beberapa jenis hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya strawberry antara lain kutu daun, kutu putih, lalat buah, tungau, nematoda, dan lain sebagainya

Kutu Daun (Chaetosiphon fragaefolii)
Kutu berwarna kuning-kuning kemerahan, kecil (1-2 mm), hidup bergerombol di permukaan bawah daun. Tanda-tanda tanaman strowberry diserang kutu daun adalah pucuk/daun keriput, keriting, pembentukan bunga/buah terhambat. Untuk Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan menggunakan insektisida Fastac 15 EC & Confidor 200 LC.

Tungau (Tetranychus sp. & Tarsonemus sp.)
Tungau berukuran sangat kecil, betina berbentuk oval, jantan berbentuk agak segi tiga & telur kemerah-merahan. Tanda-tanda tanaman strowberry diserang Tungau adalah daun berbercak kuning sampai coklat, keriting, mengering & gugur. Untuk Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan menggunakan insektisida Omite 570 EC, Mitac 200 EC atau Agrimec 18 EC.

Kumbang penggerek bunga (Anthonomus rubi), kumbang penggerek akar (Otiorhynchus rugosostriatus) & kumbang penggerek batang (O. sulcatus). Tanda-tanda tanaman strowberry diserang Kumbang adalah di bagian tanaman yg digerek terdapat tepung. Untuk Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan menggunakan insektisida Decis 2,5 EC, Perfekthion 400 EC atau Curacron 500 EC pada waktu menjelang fase berbunga.

Kutu putih (Pseudococcus sp.)
Tanda-tanda tanaman strowberry diserang Kutu putih adalah bagian tanaman yg tertutupi kutu putih akan menjadi abnormal.Untuk Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan menggunakan insektisida Perfekthion 400 EC atau Decis 2,5 EC.

Nematoda (Aphelenchoides fragariae atau A. ritzemabosi) Hidup di pangkal batang tanaman stroberi bahkan sampai pucuk tanaman.
Tanda-tanda tanaman strowberry diserang Nematoda adalah tanaman tumbuh kerdil, tangkai daun kurus & kurang berbulu. Untuk Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan menggunakan nematisida Trimaton 370 AS, Rugby 10 G atau Nemacur 10 G..

d. Penyulaman Strawberry

Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit Strawberry yang mati setelah ditanam, atau bibit yang memiliki pertumbuhan yang kurang.
Penyulaman dilakukan secepatnya jika sudah ada indikasi tanaman mati, sehingga bibit hasil sulaman dapat mengejar petumbuhan Strawberry awal.

e. Penyiraman

Pemberian air sangat mendukung pertumbuhan tanaman Strawberry Anda, pohon Strawberry memerlukan air yang banyak namun tidak berlebihan.
Lakukan penyiraman secukupnya pada pagi dan sore hari, namun saat kondisi musim hujan penyiraman dapat dikesampingkan..


5. Masa Panen Strawberry

Menanam Buah, Cara menanam strawberry, Pupuk yang cocok untuk strawberry, cara budidaya strowberi organik, manfaat strowberry bagi kesehatan, Cara perawatan pada tanaman strawberry, strawberry

Tanaman stroberi mulai berbunga pada umur 2 bulan setelah tanam. Namun pembuahan atau pembungaan pertama sebaiknya dibuang atau dipangkas karena belum bisa berproduksi secara optimum.

Setelah tanaman berumur 4 bulan mulai diarahkan untuk lebih produktif berbunga dan berbuah.Panen dilakukan dengan dipetik atau digunting bagian tangkai buah beserta kelopaknya, dan dilakukan secara periodik dua kali seminggu,,

Itulah 5 langkah cara menanam strawberry agar menghasilkan buah yang banyak, biasanya yang sering dilupakan adalah bagaimana cara melakukan perawatan pada tanaman strowberi yang baik dan benar sehingga tanaman kekurangan nutrisi..

Mari untuk membudidayakan tanaman strowberry dan tanaman lainnya seperti menanam cabe rawit agar dapat menunjang perekonomian Indonesia serta budayakan menanam untuk menjadikan bumi tetap hijau....

5 Kiat Sukses Cara Menanam Bunga Matahari

 
Cara Menanam Bunga Matahari Yang Baik dan Benar - Siapa yang tidak mengetahui Bunga Matahari, bunga yang satu ini memberikan keindahan yang sangat cerah ketika bunganya mulai merekah. Warna kuning cerahnya akan sangat indah terutama jika ditanam dalam jumlah yang banyak. Bunga ini banyak dimanfaatkan bijinya sebagai bahan pembuat kuwaci,,bunga matahari juga cukup mudah untuk dibudidayakan, karena tidak memerlukan cara yang sulit untuk menanamnya.

Dikutip dari Wikipedia
Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30 cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap / condong ke arah matahari atau heliotropisme.

Menanam Bunga, Cara Budidaya Bunga Matahari, Cara Menanam Bunga Matahari, Bunga Matahari, Bercocok Tanam Bunga Matahari

Bunga matahari memiliki banyak varietas, beberapa diantaranya yang paling terkenal adalah:
  1. Sunflower Autumn Beauty : Bunga matahari jenis ini memiliki banyak warna dari kuning, orange, dan cokelat kemerahan. Diameter Bunga sekitar 15cm, dan tinggi pohonnya mencapai 1,5 meter.
  2. Sunflower big smile : Bunga matahari jenis ini terbilang kecil, tingginya hanya sekitar 30 cm dan diameter bunganya sekitar 10cm.
  3. Sunflower Early Russian : bunga matahari yang satu ini merupakan jenis yang paling besar, tinggi pohonnya mencapai 2,5 meter dan diameter bunga mencapai 30cm.
Untuk membudidayakan bunga matahari terbilang cukup mudah, tanaman ini dapat hidup subur di daerah tropis seperti Indonesia. Berikut cara lengkap menanam bunga matahari: 

Langkah Ke 1 : Lakukan pemilihan Bibit Bunga Matahari

Pilih Biji bunga matahari dari bunga yang sudah benar-benar tua, yang ditandai dengan kelopak bunga sudah mulai mengering. Ambil biji bunga matahari dan jemur di terik matahari sampai benar-benar kering.

Pilih biji bunga matahari yang berukuran besar dan kondisi biji yang baik, berbentuk sempurna, dan warna kulit bijinya terlihat baik tidak pucat atau kehitaman. Biarkan biji bunga matahari yang telah dijemur selama 2 hari sebelum ditanam.

Untuk menyiapkan bibit bunga matahari dapat dilakukan dengan penyemaian, namun jika anda tidak ingin repot, bibit bunga matahari juga bisa langsung ditanam ke lahan tanam yang telah disediakan. 

Langkah ke 2 : Lakukan Penyiapan Lahan Tanam Bunga Matahari


Lahan tanam untuk bunga matahari sebaiknya mendapatkan sinar matahari secara penuh setiap harinya (sekitar 6-8 jam per hari), dan terlindung dari angin kencang karena pohon bunga matahari sangat lunglai dan mudah patah.

Untuk menanam bunga matahari sebaiknya tanah harus digemburkan dan diberi pupuk, gemburkan tanah menggunakan cangkul dengan kedalaman sekitar 30-40cm. Yang perlu diingat bahwa tanaman bunga matahri tidak menyukai tanah yang terlalu mengandung banyak air, jadi usahakan area tempat menanam bunga matahari memiliki porositas yang baik, dan terhindar dari genangan.

Campurkan pupuk kandang sembari menggemburkan tanah, biarkan lahan tanam selama 1 minggu sebelum ditanami.

Langkah Ke 3 : Lakukan Penanaman Benih Bunga Matahari


Buatlah lubang tanam dengan menggunakan sekop kecil sedalam sekitar 20cm, dan jarak antar satu lubang dengan yang lainnya sekitar 45cm. Jika anda menanam dalam beberapa baris, maka buatlah jarak antar baris adalah sekitar 75cm. Masukkan 3-4 biji bunga matahari pada setiap lubang dan tutup kembali dengan menggunakan tanah.

Lakuklan penyiraman setelah semua lubang tertanami, dan lakukan penyiraman secara teratur pada pagi dan sore hari tapi jangan terlalu berlebihan cukup lembab saja.

Langkah Ke 4 : Lakukan Perawatan Pada Tanaman Bunga Matahari


Bunga matahari akan mulai berkembang sekitar 2-3 bulan setelah penanaman, tetap lakukan penyiraman secara teratur namun jangan berlebihan. Jika batang pohon Bunga matahari sudah nmulai meninggi, berilah anjir (patok kayu penopang) agar tidak mudah patah saat ada angin kencang yang meniupnya.

Menanam Bunga, Cara Budidaya Bunga Matahari, Cara Menanam Bunga Matahari, Bunga Matahari, Bercocok Tanam Bunga Matahari

Pasanglah kayu yang lurus atau bambu di dekat pohon bunga matahari, dan ikatlah pohon matahari ke tiang penopang (anjir) mengginakan tali. Pengikatan tidak perlu terlalu kuat, cukup hanya untuk menahan agar tidak patah saja. 

Langkah Ke 5 : Masa Panen Biji Bunga Matahari


Untuk memanen bunga matahari dapat dilakukan dengan memotong tangkai bunga menggunakan pisau atau gunting. Bunga yang dipotong harus yang sudah tua, yang ditandai dengan mulai berubah warna ke kecoklatan atau mulai mengering. Simpanlah bunga matahari yang telah dipanen secara terbalik agar bunga cepat mengering.

Menanam Bunga, Cara Budidaya Bunga Matahari, Cara Menanam Bunga Matahari, Bunga Matahari, Bercocok Tanam Bunga Matahari

Setelah kelopak bunga matahari sudah kering, pisahkan biji bunga matahari dengan cara membuka-buka kelopak bunga atau dengan cara memukul secara perlahan-lahan, biji bunga matahari akan jatuh dengan sendirinya.

Demikianlah cara lengkap menanam bunga matahari, cara yang cukup mudah bukan,,,Biji bunga matahari dapat dijadikan bahan camilan seperti yang sering kita jumpai berupa kuwaci. Mengkonsumsi bunga matahari sangat bermanfaat bagi kesehatan diantaranya mengobati rematik, mengobati sakit kepala, mengobati disentri, dan melancarkan pencernaan. Selain ditanam di tanah secara langsung, bunga matahari juga bisa ditanam di pot.

Untuk menanam bunga matahari di pot dapat dilakukan dengan cara menyiapkan pot yang besar dan isi dengancampuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Bibit Bunga Matahari dapat ditanam di pot seperti juga cara menanam bunga matahari dari biji ke lahan kebun atau tanah secara langsung.

Sabtu, 10 September 2016

5 Langkah Menanam Tomat, Langkah 4 Yang Sering Dilupakan

 
Cara Menanam Buah Tomat - Buah tomat menjadi salah satu jenis sayuran yang sudah sangat akrab dengan lidah orang Indonesia, sangat kurang rasanya jika tidak ada tomat saat membuat sayur atau sambal.

Kehadiran Buah tomat memberikan cita rasa sendiri pada masakan, baik masakan tradisional maupun masakan modern.

Buah tomat tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk bahan masakan saja, buah yang satu ini bisa digunakan untuk perawatan perawatan kecantikan wajah. Banyaknya kandungan vitamin dan antioksidan dalam buah tomat menjadikan buah ini sangat digemari masyarakat.

Sayuran, Pertanian, Cara menanam tomat yang benar, cara budidaya tomat agar berbuah banyak, tanaman tomat, Tomat, Cara melakukan perawatan tanaman tomat,


Untuk membudidayakan tanaman tomat juga terbilang cukup mudah, tanaman yang satu ini cukup baik adaptasinya terhadap lingkungan. Jika Anda berminat untuk berkebun tomat, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini.


1. Menyiapkan Lahan Tanam

Sayuran, Pertanian, Cara menanam tomat yang benar, cara budidaya tomat agar berbuah banyak, tanaman tomat, Tomat, Cara melakukan perawatan tanaman tomat,

Persiapan lahan untuk menanam tomat dilakukan dengan tujuan agar tanah gembur dan mampu untuk memberikan nutrisi pada tanaman tomat.

Jika Anda ingin menanam tomat pada kebun, maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pembajakan menggunakan traktor atau menggunakan bajak sapi.

Setelah dibajak, tanah digemburkan dengan menggunakan cangkul. Pada saat penggemburan ini dilakukan juga pembentukan tegalan.

Tegalan ini berfungsi untuk menjaga agar tanaman tomat tidak tergenang air dan juga berfungsi mengatur drainase air.

Ukuran tegalan dapat dibuat dengan lebar sekitar 80 - 100 cm, ketebalan 20 - 25 cm, serta panjang menyesuaikan ukuran lahan Anda.

Buatlah tegalan serupa disebelah tegalan pertama dengan jarak 40 cm.

Taburkan pupuk kandang secara merata pada permukaan tegalan.

Jika Anda memiliki modal lebih, Anda dapat melapisi tegalan dengan pelatik mulsa yang berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan rumput.

Jika Anda ingin menanam tomat pada polybag, maka Anda harus mengisi polybag dengan tanah subur dan gembur terlebih dahulu.

Tanah yang diisikan ke polybag juga bisa dicampur dengan pupuk kandang dan serbuk gergaji.

Sampai dengan langkah ini, Anda sudah melakukan persiapan yang baik untuk mendapatkan tanaman tomat yang subur dan dapat berbuah banyak.

2. Menyiapkan Bibit dan Melakukan Penyemaian


Langkah kedua dalam budidaya tomat ini juga perlu dilakukan dengan tekun ya Pembaca,, karena langkah ini akan menentukan kualitas tanaman tomat Anda.

Untuk menyiapkan bibit tomat yang berkualitas dimulai dengan pemilihan buah tomat berkualitas yang akan dijadikan sebagai bibit.

Buah tomat yang akan dijadikan sebagai bibit harus diambil dari buah tomat yang benar-benar matang dan memiliki kualitas baik.

Kualitas baik ditunjukkan dengan bentuknya yang sempurna dan ukurannya cukup baik.

Jika Anda ingin membuat bibit sendiri, maka ambillah buah tomat pada periode buah ke 2. Buah periode pertama biasanya ukurannya akan besar dengan bijinya memiliki bulir yang besar. Buah yang terakhir akan memiliki ukuran buah yang relatif kecil dengan bilir bijinya banyak sehingga ukuranyya kecil.

Buah tomat yang akan Anda jadikan bibit dibelah dan diambil biji-bijinya, keringkan dengan cara menjemur agar tidak ada daging buah yang tersisa pada bijinya.

Setelah biji-biji tomat sudah disiapkan, langkah selanjutnya adalah dengan membuat semaian.

Buatlah media semai dengan menggemburkan tanah dan dibentuk tegalan, ukuran tegalan cukup 1 m x 2 m jika Anda menanam dalam jumlah banyak. Jika Anda menanam daam jumlah sedikit cukup 1m x 1m.

Seperti halnya untuk menyiapkan lahan tanam, media semaian juga harus ditaburi dengan pupuk kandang secara merata. Akan lebih baik jika pemberian pupuk sembari diaduk-aduk dengan cangkul agar lebih merata.

Setelah lahan siap, langkah selanjutnya adalah menaburkan biji-biji tomat secara merata ke media semai. Kemudian taburkan tanah dengan lapisan yang tipis saja untuk menutupi bulir-bulir biji tomat.

Untuk menahan biji tomat yang disemai dari kucuran hujan atau air siraman, buatlah penutup dengan membuat para-para dengan jarak 0.5 meter dari permukaan semaian.

Para-para diberi dedaunan atau paranet untuk menjaga kelembaban media semai dan menjaga air hujan langsung mengenai biji tomat.

Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari secara rutin agar kelembabannya terjaga, penyiraman dilakukan sampai bibit tomat siap dipindahkan ke lahan tanam permanen yang sudah Anda siapkan sebelumnya.

3. Pemindahan Bibit Semaian Ke Lahan Tanam


Pemindahan bibit tomat ke lahan tanam permanen dilakukan setelah bibit tomat sudah memiliki tinggi sekitar 15cm atau usia pembibitan sekitar 30 - 40 hari sejak semai.

Penanaman tomat sebaiknya dilakukan pada sore atau pagi hari, hal ini bertujuan agar bibit tomat tidak layu terkena terik matahari.

Sebelum bibit dicabut dari lahan semaian, sebaiknya siram terlebih dahulu agar pada saat pencabutan bibit tidak mengakibatkan akar terputus.

Penanaman dilakukan dengan jarak 50 cm x 70cm. Jika Anda menggunakan mulsa, maka Anda harus membuat lubang terlebih dahulu.

Setelah penanaman dilakukan perlu disiram untuk menjaga agar tanah tetap lembab sehingga bibit tomat tidak layu.


4. Melakukan Perawatan Pada Tanaman Tomat


Sayuran, Pertanian, Cara menanam tomat yang benar, cara budidaya tomat agar berbuah banyak, tanaman tomat, Tomat, Cara melakukan perawatan tanaman tomat,

Perawatan memegang peranan penting juga terhadap keberhasilan dalam budidaya tomat, perawatan sangat diperlukan untuk menjadikan tanaman tomat tumbuh dengan subur dan mendapatkan nutrisi untuk mengeluarkan banyak buah.
Perawatan juga bisa menjadikan tanaman tomat Anda menjadi tanaman organik atau non organik itu semua tergantung Anda menggunakan pemupukan jenis apa.
Beberapa perawatan yang biasa dilakukan dalam membudidayakan tomat adalah sebagai berikut:
a. Pemupukan Pada Tanaman Tomat
Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik jika Anda menginginkan tanaman tomat organik.
Namun jika Anda ingin menanam tomat non organik maka pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk kimia.
Pemupukan dengan pupuk kimia dilakukan pada usia satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah umur 2-3 minggu berikan kembali urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. 
Bila pada umur lebih dari 4 minggu tanaman masih terlihat kurang gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 gram per tanaman. Perhatikan, pemberian urea dan KCl jangan sampai mengenai tanaman karena bisa merusak tanaman tomat Anda. 
Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman 
b. Penyiangan Rumput
Penyiangan rumput liar dilakukan jika Anda tidak menggunakan pelatik mulsa, jika Anda menggunakan mulsa pertumbuhan rumput dapat ditekan.
Pembersihan bertujuan untuk membasmi gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman tomat Anda..
c. Pembuatan Ajir
Pohon tomat rentan ambruk terutama jika terkena angin yang kencang, untuk menghindari hal tersebut sebaiknya beri tiang penopang (ajir).
Ajir dapat dibuat dari bambu yang dibelah-belah..
Tancapkan ajir dekat dengan pohon tomat, dan ikanlah pohon tomat ke tiang ajir...pengikatan jangan terlalu kencang agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman tomat..
d. Pembasmian Hama

Beberapa jenis hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. 
Apabila serangannya parah, hama dan penyakit tersebut bisa disemprot dengan pestisida. Gunakan obat pembasmi hama secara bijak,sesuaikan dengan takaran yang tertera pada label. Apabila tomat yang akan digunakan untuk pasar organik, sebaiknya menggunakan pembasmi hama yang berbahan alami.
e. Penyulaman
Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit tomat yang mati setelah ditanam, atau bibit yang memiliki pertumbuhan yang kurang.
Penyulaman dilakukan secepatnya jika sudah ada indikasi tanaman mati, sehingga bibit hasil sulaman dapat mengejar petumbuhan tomat awal.
f. Penyiraman
Pemberian air sangat mendukung pertumbuhan tanaman tomat Anda, pohon tomat memerlukan air yang banyak namun tidak berlebihan.
Lakukan penyiraman secukupnya pada pagi dan sore hari, namun saat kondisi musim hujan penyiraman dapat dikesampingkan...
5. Masa Panen Tomat
Sayuran, Pertanian, Cara menanam tomat yang benar, cara budidaya tomat agar berbuah banyak, tanaman tomat, Tomat, Cara melakukan perawatan tanaman tomat,
Masa panen tanaman tomat berkisar antara 3-4 bulan setelah tanam, tanda-tanda buah tomat siap panen ditunjukkan dengan adanya perubahan warna. Buah tomat menguning
Lakukan pemetikan buah tomat pada pagi dan sore hari agar buah tidak cepat layu,,

Itulah 5 langkah cara menanam tomat, biasanya yang sering dilupakan adalah bagaimana cara melakukan perawatan pada tanaman tomat yang baik dan benar sehingga tanaman tomat kekurangan nutrisi.. Mari untuk membudidayakan tanaman tomat dan tanaman lainnya seperti menanam cabe rawit agar dapat menunjang perekonomian Indonesia serta budayakan menanam untuk menjadikan bumi tetap hijau....

Minggu, 04 September 2016

5 Cara Merawat Cabe Rawit Yang Jarang Dilakukan Petani

 
Cara Merawat Cabe Rawit Yang Benar- Jika Anda sudah membaca artikel sebelumnya tentang Bagaimana cara menanam cabe rawit, sekarang giliran Anda harus tahu cara yang tepat merawat tanaman cabe rawit agar dapat tumbuh subur dan berbuah maksimal.

Perawatan pada pohon cabe yang ditanam harus dilakukan dengan telaten dan perlu dipahami dengan benar tata cara perawatan yang sesuai dengan jenis cabai yang ditanam. Anda tidak akan mendapatkan tanaman cabe yang mampu menghasilkan buah yang banyak jika Anda tidak memahami caranya.

Cabe Rawit, Sayuran, Cara merawat cabe rawit, cara membasmi hama pada tanaman cabe, cara pemupukan dan dosis pada budidaya cabe,


Pada Artikel kali ini akan dibahas mengenai beberapa perawatan cabai rawit yang jarang dilakukan oleh petani.


1. Melakukan Penyiangan


Tanaman cabe yang sudah ditanam harus dihindarkan dari tanaman liar yang dapat mengganggu perkembangan pohonnya, semak-semak yang tumbuh harus rajin dibersihkan.

Anda perlu melakukan pembersihan rumput yang ada secara manual, jangan menggunakan obat pembasmi rumput. Penggunaan obat pembasmi rumput pada saat umur tanaman masih kecil akan dapat berdampak tidak baik pada perkembangannya.

Gunakan cangkul atau peralatan manual lainnya untuk membersihkan rerumputan, bersihkan secara teratur agar pertumbuhan rumput tidak mengalahkan pertumbuhan cabai.

Pemakaian pelastik mulsa juga bisa menjadi solusi agar rumput liar tidak tumbuh disekitar tanaman cabe Anda. Namun tidak semua petani mau mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli pelastik mulsa, mereka memilih untuk melakukan pemberihan secara manual.

2. Lakukan Pemupukan



Pemupukan sangat diperlukan untuk memberikan nutrisi pada tanaman cabe rawit, pemberian pupuk dapat menggunakan pupuk kimia maupun pupuk organik.

Penggunaan pupuk kimia akan memberikan kemudahan dan juga memberikan dampak kesuburan yang baik pada tanaman cabe Anda, namun Anda perlu biaya yang besar untuk membeli Pupuk Kimia dan tanaman Anda juga akan mengandung bahan kimia, tidak organik.

Tren yang berkembang saat ini adalah tanaman organik, yaitu tanaman yang tidak menggunakan bahan-bahan kimia dalam proses pembudidayaannya.

Untuk menghasilkan tanaman cabe yang organik, Anda pun diharuskan melakukan pemupukan dengan bahan organik. Pupuk organik dapat diperoleh dari kotoran ternak, selain harganya lebih murah, pupuk ini akan memberikan kesuburan yang alami pada tanaman cabe Anda.

Pemupukan kimia dapat dilakukan dengan mencairkan pupuk dan juga dapat dilakukan dengan menaburkan pupuk secara langsung. Berikut dosis dan jenis pupuk kimia yang dapat digunakan untuk perawatan cabe.

a. Pemupukan Cabe dengan Mencairkan Pupuk NPK

Cairkan pupuk NPK sebanyak 4 Kg dengan air sebanyak 250 Liter, siramkan pada pohon cabe yang berumur sekitar 10 hari tanam. Setiap pohon diberi sekitar 250 - 300 ml.

Pemupukan ini diulangi pada usia tanaman sekitar 20 hari setelah tanam.

b. Pemupukan Campuran Untuk Umur 1 Bulan ke atas

Cairkan beberapa jenis pupuk seperti NPK, TSP, KNO, MKP masing-masing 4 Kg dengan air sebanyak 300 liter.

Siramkan pada tanaman cabe dengan setiap pohon sekitar 300 ml.

Pemupukan serupa dapat dilakukan setiap kelipatan 1 bulan sekali.

Cabe Rawit, Sayuran, Cara merawat cabe rawit, cara membasmi hama pada tanaman cabe, cara pemupukan dan dosis pada budidaya cabe,


3. Topang Pohon Cabe dengan Anjir


Pohon cabe rawit rentan terhadap angin, kalau terkena angin batang cabe bisa ambruk atau lunglai.

Untuk mengantisispasi hal itu, sebaiknya gunakan tiang anjir untuk menopang batang cabe.

Anjir dapat dibuat dari bambu yang dibelah-belah, tinggi anjir disesuaikan dengan tinggi batang cabe.

Tancapkan anjir di dekat pokok batang cabe, lalu ikat dengan tali. Jangan mengingat terlalu kencang ya, dikhawatirkan akan membuat batang cabe rusak.

Pengikatan hanya untuk pohon dapat tertahan saat terjadi angin kencang. 

4. Penyiraman Jika Diperlukan


Penanaman cabe kadang tidak selamanya dilakukan pada musim penghujan, untuk mengantisipasi pohon cabe kekurangan air. Lakukan penyiraman secara teratur pada oagi dan sore hari.
Penyiraman juga dapat dipadukan dengan pemupukan cair, baik pupuk kimia maupun pupuk organik. Yaitu dengan melarutkan pupuk ke dalam air yang digunakan untuk menyiram
Sebaghai saran, sebaiknya pupuk organik yang dilarutkan, karena pemupukan kimia sudah dijelaskan pada langkah 2 di atas.

5. Pembasmian Hama

Yah..hama memang menjadi tantangan bagi seorang petani cabe.
Hama yang sering menyerang tanaman cabe diantaranya: Ulat, Tungau, Kutu daun, dan Lalat Buah.

Ulat

Ulat ini sering menyerang daun dan pucuk pohon cabe, ulat-ulat yang sering menyerang berwarna hijau dan dalam jumlah yang banyak.

Akibat yahg ditimbulkan dari serangan ulat ini adalah daun-daun akan habis menyisakan tangkai saja.

Untuk mengendalikan hama ulat ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insectisida khusus ulat.
Jenis obat pembasmi banyak di toko-toko pertanian, Anda dapat memilih merk sesuai dengan keinginan Anda.

Tungau

Serangan tungau dapat menyebabkan daun keriting dan tergulung, bahkan pada beberapa kasus serangan tungau dapat menyebabkan rontoknya daun-daun cabe.

Jenis tungau yang sering menyerang adalah tungau merah dan tungau kuning.

Untuk membasmi tungau pada tanaman cabe dapat dilakukan dengan obat semprot khusus tungau, Anda juga bisa mendapatkan secara mudah di kios-kios pertanian dengan berbagai merk.

Kutu daun

Kutu daun bekerja dengan menyerap cairan yang terdapat pada daun dan bantang muda, serangan kutu daun dapat menyebabkan pertumbuhan yang lambat pada daun cabe rawit.

Tanda-tanda awal yang memperlihatkan bahwa kutu daun menyerang tanaman cabe Anda adalah dengan adanya semut merah yang berkumpul pada pohon cabe Anda.

Hal ini disebabkan karena kutu dan memberikan suply makanan ada semut0semut tersebut karena kutu daun menghasilkan zat gula dari hasil memakan cairan pada batang cabe.

Untuk mengendalikan hama kutu daun pada tanaman cabe rawit dapat dilakukan dengan penyemprotan insectisida.

Lalat Buah

Hama yang satu ini cukup unit, lalat buah merusak pohon cabe dengan cara menempatkan telur-telurnya apda batang cabe yang masih muda.

Telur ini akan menetas dan menghasilokan larva, larva ini yang akan menggerogoti batang dan buah Cabe Anda dan merusak tanaman.

Untuk membasmi Lalat Buah pada tanaman cabe rawit dapat dilakukan dengan menyemprotkan insectisida. Merk dan jenis dapat dilihat di kios-kios pertanian terdekat.


Anda sudah membaca 5 cara perawatan pada tanaman cabe rawit yang dapat membuat tanaman Anda tumbuh dan subur sehingga menghasilkan buah yang maksimal. Perawatan yang baik dan benar dapa membantu tanaman cabe Anda terhindar dari hama yang dapat merusak pohon cabai. Jika pohon Cabe Anda terserang hama enyakit, pelajari tanda-tandanya dan pelajari cara membasmi hama-hama tersebut agar kerusakan tidak meluas.

Minggu, 21 Agustus 2016

Gagal Menanam Cabe Rawit ? Tips Ini Yang Harus Dilakukan

 
Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik dan Benar - Menanam tanaman bisa dibilang gampang-gampang susah, tapi masih banyak gampangnya dari pada susahnya. Itu jika Anda sudah mengetahui cara-cara menanam cabe rawit yang terbukti berhasil. Sebagian masyarakat di Indonesia beranggapan bahwa menanam itu masalah cocok dan tidak cocok atau takdir "wah..si Budi tangannya memang bagus itu,kalau nanam pasti hidup..".

Yah.. anggapan-anggapan seperti itu boleh-boleh saja, yang tidak boleh adalah Anda pun ikut percaya sehingga tidak percaya diri untuk menanam, Blog ini mengajak kita semua untuk membudayakan menanam. Jenis tanaman apa saja yang dibudidayakan itu diserahkan ke pembaca. Mari kita hijaukan Bumi kita ini dengan giat menanam.

Urusan menanam bukan masalah tangan yang mujarab, bukan masalah cocok, bukan masalah dikaruniai pintar menanam. Menanam itu erat dengan tekun dan memahami tata cara menanam yang benar agar berhasil dan memperoleh panen yang banyak.

Sayuran, Cara menanam Cabe Rawit Yang Benar, Cabe Rawit, Tips budidaya Cabe rawit, Cara Agar cabe rawit berbuah banyak, Cara Menanam, Pertanian,


Hal-Hal Yang Mempengaruhi Keberhasilan Menanam Cabe Rawit - Jika Anda ingin menanam Cabe Rawit baik di kebun, halaman rumah, ataupun di dalam pot atau polybag, hal yang harus Anda ketahui adalah kualitas bibit dan kualitas media tanam /tanah. Keberhasilan dalam menanam cabe rawit terletak pada hal tersebut, bagaimana cara memilih bibit cabe rawit yang berkualitas dan bagaimana menjaga kesuburan tanah atau media tanam agar tanaman cabe rawit dapat memperoleh nutrisi.

Jika Anda dapat memastikan 2 hal tersebut, maka langkah-langkah yang lain tidak perlu kerja keras. Nanti akan kita jelaskan dalam langkah-langkah cara budidaya tanaman cabe rawit :

1. Cara Anda Memilih Bibit Cabe Rawit Yang Berkualitas


Anda tinggal memilih, mau bibit cabe yang dibeli dari kios pertanian atau mau membuat bibit sendiri...

Banyak pilihan bibit cabe rawit yang dijual, Anda bisa memilih jenis cabe rawit yang seperti apa,, Namun Anda tidak dapat mengetahui kualitas sebenarnya dari biji cabe yang dibungkus itu,, 

Kualitas bibit yang bisa kita pastikan dari bibit hasil beli adalah jangan sampai bibit sudah kadaluarsa atau mendekati masa kadaluarsa...

Karena kalau sudah mendekati masa kadaluarsa, biji cabe dalam kemasan akan semakin menurun daya tumbuhnya..

Selain itu, perhatikan kemasannya...jangan memilih kemasan yang sudah ada bolong.. dikhawatirkan sudah dimasukin semut atau hewan lain yang dapat mengurangi kualitas bibit atau bahkan bibit cabe rawit dalam kemasan akan rusak...

Jangan lupa tanyakan ke penjaga toko, sesuai atau tidak karakteristik daerah Anda dengan bibit yang ada...

Pilihan yang Kedua adalah membuat bibit sendiri,,, bibit cabe dapat diperoleh dengan cara mengambil buah cabe yang sudah sangat tua..

Ingat jangan asal tua, namun ambilah buah cabe dari pohon yang sudah terbukti mempunyai kemampuan berbuah yang baik,, dan buah cabe rawit yang dijadikan bibit sebaiknya diambil dari panen yang kedua atau ketiga,, jangan buah pertama atau terakhir..

Buah pertama cenderung memiliki biji yang relatif lebih besar-besar, dan buah terakhir akan memiliki biji yang relatif lebih kecil.. 

Untuk membuat bibit sendiri, ambil buah yang sudah matang di pohon. Pastikan sudah matang semua bagian buahnya, bila perlu yang sudah mendekati mau jatuh.. Belah buah cabe dan pisahkan biji dengan kulitnya ya..

Biji-biji tadi dikumpulkan dan dijemur diterik matahari, sekitar 2-3 jam,,setelah itu letakkan pada area yang teduh namun masih mendapat hembusan angin,,kalau kata orang jawa diangin-anginkan..

Tidak cukup disitu saja,, untuk menyiapkan bibit cabe rawit perlu dilakukan penyemaian terlebih dahulu...

Buatlah media semai dengan menggemburkan tanah dan dibuat tegalan dengan ukuran 1m x 1m, taburi pupuk kandang dan aduk-aduk sampai tercampur merata...

Taburkan biji-biji cabe yang sudah disiapkan di permukaannya secara merata,,, kemudian lapisi dengan tanah,,lapisan tanah cukup tipis saja agar biji cabe tidak betaburan saat terkena hujan atau siraman air...

Tutupi dengan dedaunan dengan dibuat para-para denga  jarak sekitar 50cm dari permukaan semaian,,,

Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari untuk menjaga kelembaban media semai,,,,

Bibit cabe akan tumbuh sekitar 5-7 hari dari penyemaian,,, dan dapat dipindahkan ke lahan tanam permanen setelah mempunyai tinggi sekitar 10 - 15 cm...

Setelah bibit siap, langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan tanam....

2. Cara Menyiapkan Lahan Tanam untuk Cabe Rawit



Ingat,,lahan tanam memegang peranan penting dalam keberhasilan budidaya cabe rawit,, bibit yang unggul pun tidak akan mampu bertahan hidup jika kondisi tanahnya tidak subur..

Untuk membuat lokasi tanam cabe rawit, Anda perlu menggemburkan terlebih dahulu,, bisa menggunakan cangkul ataupun bajak,,jika menggunakan bajak, Anda masih perlu untuk menggemburkan lagi supaya tidak berbentuk bongkahan...

Selama menggemburkan, Anda juga bisa membentuk guludan atau tegalan...ukuran tegalan bisa dengan lebar 1 meter dan tebal 20 -30cm, untuk panjang menyesuaikan lahan yang Anda miliki...




Tegalan tidak menjadi syarat mutlak, Anda bisa juga hanya menggemburkan tanah tanpa membuat tegalan.. Hanya saja keuntungan tegalan adalah drainase air akan bagus,,Anda tidak perlu khawatir tanaman cabe rawit tergenang air...

Sayuran, Cara menanam Cabe Rawit Yang Benar, Cabe Rawit, Tips budidaya Cabe rawit, Cara Agar cabe rawit berbuah banyak, Cara Menanam, Pertanian,
 
Untuk menambah kesuburan pada lahan tanam, Anda bisa menaburkan pupuk kandang,, taburkan secara merata,,

Biarkan lahan tanam yang Anda siapkan selama 3-4 hari, jangan langsung ditanami.. hal ini bertujuan agar tanah kembali stabil setelah digemburkan....

Pada saat bibit sudah siap dipindahkan,, langkah selanjutnya adalah membuat lubang tanam dengan tugal (kayu yang diruncingkan ujungnya)..

Jarak tanam adalah 50cm x 50cm 

Anda juga bisa membuat lubang pada hari yang sama dengan penanaman bibit cabe... jadi ada yang nugal ada yang menanam.....

3. Cara Menanam Cabe Rawit Ke Lahan Tanam Yang Benar
Sayuran, Cara menanam Cabe Rawit Yang Benar, Cabe Rawit, Tips budidaya Cabe rawit, Cara Agar cabe rawit berbuah banyak, Cara Menanam, Pertanian,

Langkah ini adalah langkah yang paling mudah,, 

Untuk menanam bibit cabe rawit Anda perlu mencabut bibit-bibit hasil semaian tadi,,,
Cara mencabutnya juga harus perlahan,, agar akarnya tidak banyak yang putus... untuk memudahkannya, Anda bisa menyiram media semai terlebih dahulu sebelum bibit dicabut,,,

Cabut bibit cabe rawit semaian satu persatu dan masukkan ke dalam ember atau wadah lain,, dan bawa ke lahan tanam...

Buat lubang dengan menggunakan tugal atau Anda juga bisa membuat lubang menggunakan pisau dengan mencungkil tanahnya... 

Beri pupuk kandang sekitar satu sendok makan setiap lubang,, selanjutnya bibit cabe dapat ditanam..

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari,,agar tidak terkena terik matahari siang,,

Setelah semua lahan tertanami, siramlah tanaman cabe tadi secara merata sebelum ditinggal pulang.... 

Cukup mudah bukan untuk menanam cabe rawit, jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan dengan benar, maka yang perlu dilakukan adalah perawatan pada tanaman cabe rawit..Namun, kunci keberhasilan menanam cabe rawit sudah Anda lakukan pada tahap ini,, bah wa dengan pemilihan bibit cabe yang berkualitas dan ditunjang kesuburan lahan tanam akan sangat membantu dalam keberhasilan berkebun cabe....