Tampilkan postingan dengan label Perkebunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkebunan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Maret 2017

Pohon Kacang Hijau Berbuah Banyak, Perhatikan Cara Menanamnya

Cara Menanam Kacang Hijau - Kacang Hijau atau juga disebut dengan Kacang Ijo merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae). Biji dari Kacang ijo ini banyak sekali memiliki manfaat bagi kesehatan. Tanaman ini juga menjadi salah satu tanaman terpenting sebagai tanaman pangan legum setelah kedelai dan kacang tanah...

Kacang hijau (kacang ijo) sendiri bisa dimanfaatkan menjadi banyak jenis makanan olahan, seperti bubur, sari kacang ijo, bisa juga dimanfaatkan sebagai makanan setengah jadi seperti kecambah.
Apa keuntungan yang didapat dengan mengkonsumsi kacang ijo juga tidak bisa dianggap remeh, kacang hijau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, dilansir dari manfaat.co.id setidaknya ada 22 manfaat kacang hijau diantaranya:
  1. Mencegah penyakit jantung (serat)
  2. Menjaga kesehatan kulit (serat)
  3. Mencegah polip usus (serat)
  4. Mencegah wasir (serat)
  5. Mengatur kadar gula (serat)
  6. Menurunkan kolesterol (serat)
  7. Menurunkan risiko terkena diabetes (serat)
  8. Sumber energi (serat)
  9. Mencegah kanker (serat)
  10. Membantu mencegah penuaan dini (Vitamin A)
  11. Baik untuk mata (Vitamin A)
  12. Sebagai antioksidan (Vitamin A)
  13. Mencegah penyakit makula (Zat karotenoid)
  14. Mengontrol detak jantung dan darah (Mineral Essensial)
  15. Menangkal Radikal Bebas (Vitamin B6)
  16. Kecerdasan janin (Asam folat)
  17. Mencegah cacat janin (Asam folat)
  18. Baik untuk ibu hamil (Asam folat)
  19. Pertumbuhan janin (Asam folat)
  20. Tulang (kalsium)
  21. gigi (kalsium)
  22. Agar ibu hamil tidak mudah lelah (protein)
Tanaman Sayuran, Perkebunan, Cara Menanam Kacang Hijau, Budidaya Pohon kacang Ijo, Tips bercocok tanam kcang hijau, Manfaat kcang hijau bagi kesehatan, memilih bibit kacang hijau, Biji Kacang Hijau, Pohon Kacang Hijau,


Untuk membudidayakan pohon kacang ijo sendiri juga terbilang cukup mudah untuk dilakukan, asalkan mengetahui langkah-langkah menanam dan merawat tanaman tersebut. Lahan tanam kacang ijo bisa memanfaatkan sawah yang sudah melewati masa panen padi, dan juga kebun.

Namun, jika Anda ingin mkengkembangbiakkan di lahan kecil seperti halaman rumah pun bisa. Anda bisa memanfatkan polybag ataupun mengolah tanah halaman secara langsung.

Bagaimana Cara Bercocok tanam Pohon Kacang Hijau (kacang Ijo) dari Biji sampai Panen, berikut tips membudidayakan kacang hijau yang bisa Anda ikuti:


1. Menyiapkan Lahan Tanam Berbentuk Tegalan Yang Gembur dan Diberi Pupuk Organik

Tanaman Sayuran, Perkebunan, Cara Menanam Kacang Hijau, Budidaya Pohon kacang Ijo, Tips bercocok tanam kcang hijau, Manfaat kcang hijau bagi kesehatan, memilih bibit kacang hijau, Biji Kacang Hijau, Pohon Kacang Hijau,

Menanam kacang hijau memang tidak jauh beda dengan cara bercocok tanam tanaman palawija lainnya, dimulai dengan menyiapkan lahan yang baik agar dapat menunjang pertumbuhan tanaman kacang hijau nantinya.

Pada langkah pertama menanam kacang hijau ini memang akan dibahas mengenai pembuatan tegalan dan penggemburan. Namun ini tidak musti harus dibuat tegalan, Anda pun bisa membuatnya datar biasa asal lahan Anda tidak mudah tergenang air.

Jika Anda memanfaatkan lahan yang rendah atau bekas sawah, sebaiknya Anda membuat tegalan.

Penggemburan bisa dilakukan dengan menggunakan bajak traktor ataupun menggunakan cangkul, proses penggemburan ini akan sangat berguna untuk pertumbuhan akar dan suplai oksigen dalam tanah.

Setelah digemburkan, bentuklah tegalan dengan lebar 80 cm dan tinggi sekitar 20cm, sedangkan untuk panjang menyesuaikan lahan.

Buat tegalan yang sama pada jarak 30 cm dari tegalan pertama, begitu seterusnya sampai semua lahan siap..

Taburkan pupuk kandang secara merata pada permukaan tegalan.

Jika Anda memiliki modal lebih, Anda dapat melapisi tegalan dengan pelatik mulsa yang berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan rumput.

Jika Anda ingin menanamkacang hijau pada polybag, maka Anda harus mengisi polybag dengan tanah subur dan gembur terlebih dahulu.

Tanah yang diisikan ke polybag juga bisa dicampur dengan pupuk kandang dan serbuk gergaji.

Sampai dengan langkah ini, Anda sudah melakukan persiapan yang baik untuk mendapatkan tanaman kacang ijo yang subur dan dapat menjadikan pohon kacang ijo Anda berbuah banyak.

2. Menyiapkan Bibit Kacang Hijau Yang Berkualitas Baik Dari Biji Bilihan


Tanaman Sayuran, Perkebunan, Cara Menanam Kacang Hijau, Budidaya Pohon kacang Ijo, Tips bercocok tanam kcang hijau, Manfaat kcang hijau bagi kesehatan, memilih bibit kacang hijau, Biji Kacang Hijau, Pohon Kacang Hijau,

Tahap kedua dalam penanaman kacang hijau yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya pohon kacang ijo adalah pemilihan bibit yang berkualitas.

Bibit kacang hijau yang berkualitas bisa didapat dengan pemilahan biji-biji kacang hijau dari hasil panen sebelumnya, atau beli dari petani kacang hijau.

Biji kacang hijau yang akan dijadikan bibit sebaiknya memiliki warna yang mengkilap, ini menandakan bahwa biji benar-benar tua dan kualitasnya baik. Selain itu, usahakan ukuran biji seragam dan tidak ada yang keriput.

Sebelum ditanam, sebaiknya biji kacang hijau dilakukan penjemuran untuk mengurangi kadar airnya. Agar tidak mudah membusuk.

Selain membuat bibit sendiri, bibit kacang ijo yang sudah siap tanam banyak dijual di kios-kios pertanian. Anda bisa membelinya. Namun, Adna perlu perhatikan masa kadaluarsanya terlebih dahulu, dan kualitas wadahnya.

Jangan membeli bibit yang sudah mendekati tanggal kadaluarsa, serta wadah yang rusak atau bolong. Ini berpotensi mengurangi kualitas bibit.

3. Penanaman Biji Kacang Hijau Ke Lahan Tanam Denga Jarak 20 cm


Untuk menanam kacang hijau dilakukan langsung dengan memasukkan biji-biji kacang ijo ke lubang tanam yang dibuat dengan menggunakan tugal (kayu yang diruncingkan ujungnya).
Proses penanaman dilakukan dengan manual menggunakan kayu runcing yang dihujamkan ke tanah lahan tanam). Pembuatan lubang tanam ini dilakukan dengan jarak 20cm antar lubang.
Kemudian biji-biji kacang hijau yang telah disiapkan sebelumnya dimasukkan ke dalam lubang-lubang tanam tersebut dengan masing-masing lubang adalah 2 - 3 biji saja.
Untuk mengantisipasi biji kacang hijau dimakan semut atau burung, maka lubang tanam tadi langsung ditutup dengan diinjak secara perlahan.
Lakukan cara ini sampai semua lahan tertanami...

4. Kacang Hijau Juga Rentan Terhadap Penyakit, lakukan Perawatan Yang Benar



Perawatan memegang peranan penting juga terhadap keberhasilan dalam budidaya kacang hijau, oleh karena itu perlu perawatan yang intensif agar tanaman Anda terbebas dari hama dan juga mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menghasilkan buah.

Lakukan penyulaman pada lubang tanam yang bibitnya tidak tumbuh setelah 10 hari dari penanaman, kemudian lakukan penyiangan rumput atau gulma yang tumbuh disekitar tanaman kacang hijau agar nutrisi yang didapat tanaman kacang hijau lebih maksimal sehingga pertumbuhan bantangnya akan baik.

Lakukan pemupukan pada umur tanaman sekitar 1 bulan dengan menggunakan pupuk kimia seperti Urea, TSP dan KCL. Dosis yang biasanya digunakan adalah Urea 50kg/ha, TSP 100Kg/ha, dan KCL 50Kg/ha.

Namun jika anda menginginkan tanaman kacang hijau yang organik, pemupukan sebaiknya tidak menggunakan pupuk kimia. Gunakanlah pupuk kandang atau pupuk organik yang banyak dijual di kios-kios pertanian.

Bagaimana dengan hama, Anda bisa membasminya dengan menggunakan pestisida..

5. Masa Untuk Kacang Hijau Siap Dilakukan Pemanenan
Budidaya kacang hijau akan mengahasilkan panen pada umur tanaman sekitar 3 bulan. 
Kacang hijau yang siap panen ditandai dengan daun tanaman mulai menguning, kulit buah kcang hijau mudah pecah. Pemanenan dapat dilakukan dengan pencabutan atau memotong batangnya, dan jemur pada terik matahari. 
Untuk memisahkan biji kacang hijau dari kulitnya dapat dilakukan dengan penggilasan baik secara manusl ataupun menggunakan mesin.

Itulah 5 langkah cara bercocok tanam pohon kacang ijo, lakukan langkah-langkah pada tips di atas dengan baik dan benar agar menghasilkan tanaman kacang hijau yang subur dan dapat berbuah banyak. Mari kita budidayakan tanaman kacang hijau dan tanaman lainnya seperti menanam cabe rawit  dan menanam pare agar dapat menunjang perekonomian Indonesia serta budayakan menanam untuk menjadikan bumi tetap hijau....

Sabtu, 29 Oktober 2016

Membongkar Rahasia Menanam Singkong Yang Sukses, Ikuti Langkahnya

Cara menanam singkong yang benar agar berbuah banyak - Singkong merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang kerap kita jumpai di daerah pertanian. Tanaman singkong merupakan bahan dasar pembuat tepung, dan juga banyak dikonsumsi sebagai bahan makanan bagi beberapa kalangan masyarakat seperti tiwul, singkong rebus, tape singkong, gatot, getuk, dan masih banyak lagi.
Tanaman singkong mungkin tidak memiliki harga yang tinggi seperti tanaman pertanian lainnya seperti jagung namun bagi sebagian petani, tanaman singkong masih menjadi pilihan untuk dibudidayakan karena biaya perwatan yang cukup murah dibanding tanaman lainnya.



Beberapa keunggulan tanaman singkong dibanding tanaman pertanian lain adalah sebagai berikut:
  1. Daya tahan terhadap penyakit lebih kuat
  2. Dapat bertahan hidup pada cuaca panas
  3. Masa panen yang relatif lama sehingga bisa dijadikan untuk lumbung
  4. Hampir semua bagian dari singkong dapat dimanfaatkan
Singkong memiliki 2 jenis secara umum yaitu Singkong manis dan singkong pahit. Singkong manis dapat dikonsumsi atau dibuat makanan, singkong pahit harus hati-hati dalam mengolahnya. Jika tidak mengetahui cara mengolah yang benar, singkong pahit dapat meracuni karena kandungan sianida pada singkong.

Budidaya singkong dapat dilakukan dengan menggunakan biji dan stek, namun biasanya yang dilakukan masyarakat adalah menggunakan metode stek batang. Untuk menanam singkong secara benar dapat dilakukan dengan beberpa cara berikut.

1. Menyiapkan Lahan Tanam Untuk Singkong Agar Gembur dan Subur


Untuk menghasilkan buah yang banyak dan berukuran besar, tanaman singkong harus memiliki ruang untuk akar-akarnya tumbuh. Oleh karena itu dalam menyiapkan lahan tanam harus dilakukan penggemburan. Penggemburran lahan tanam singkong dapat menggunakan cangkul (kapasitas tanam sedikit) atau menggunakan bajak/traktor (untuk kapasitas pertanian/industri). 

Lahan yang sudah digemburkan dapat ditaburi pupuk kandang untuk menambah unsur hara tanah dan menjadi nutrisi bagi tanaman untuk tumbuh subur. Tambahkan kapur jika tanah asam, karena singkong akan tumbuh baik pada derajat keasaman tanah netral (pH: 5-8)

2. Menyiapkan Bibit Singkong dari Jenis Singkong Pilihan

Dalam menyiapkan bibit singkong, dapat dilakukan dengan memotong batang singkong menjadi beberapa potongan dengan ukuran panjang sekitar 20cm. Batang singkong dapat dipotong lurus juga dapat dipotong miring.
bibit singkong
Batang singkong tang telah dipotong-potong

3. Melakukan Penanaman Menanam Bibit Singkong

Bibit yang telah dipotong dapat langsung ditanam ke lahan pertanian, tanamlah bibit singkong dengan jarak 60 cm x 80cm (60cm jarak bibit dengan bibit yang lain : 80cm jarak antar lajur/kolom). dalam menanam bibit singkong yang harus diperhatikan adalah arah tunas, jangan sampai terbalik.

Kita dapat melihat arah tunas di dekat buku-buku atau tonjolan bekas daun singkong yang lepas. Pada posisi tersebit dapat terlihat anak tunas (sering disebut mata). Pastikan anak tunas menghadap ke atas, agar tidak tumbuh terbalik.
4. Melakukann Perawatan Pada Tanaman Singkong

Tanaman singkong harus dirawat untuk memperoleh ubi yang banyak dan berbobot, cara melakukan perawatan tanaman singkong dapat dilakukan dengan melakukan pemupukan pada 3minggu-4minggu pertama atau setelah singkong sudah mengeluarkan tunas dengan memiliki daun sekitar 5-7 helai. Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kimia (Urue, TSP, KCl) dengan takaran disesuaikan dengan petunjuk yang tertera di karung pupuk.

Selain melakukan pemupukan, lakukan juga penyiangan atau membersihkan gulma dan rumput-rumput yang mengganggu. Lakukan penyulaman pada bibit yang tidak tumbuh dan ambruk.

Pemupukan juga bisa dilakukan pada bulan ke 5 dari penanaman agar ubi dapat lebih besar saat dipanen. Namun biasanya hanya menggunakan urea saja.

5. Masa Singkong Siap Panen

Tanaman singkong pada umumnya dapat dipanen pada usia sekitar 7-8 bulan dari penanaman. Namun seiring dengan bertambahnya teknologi yang dapat menghasilkan varietas baru, ada singkong yang dapat dipanen pada bulan ke 5 dari penanaman.Ciri-ciri tanaman singkong siap dipanen adalah daun-daun sudah mulai sedikit karena rontok, ubi singkong sudah besar (dapat dilihat dengan menggali tanah pada bagian ubi).

Lakukan pemanenan dengan cara mencabut singkong secara manual, tanah yang gembur tadi tentunya akan sangat membantu mengurangi ubi singkong tertinggal saat dicabut. Singkong dapat dipanen secara serentak. Pisahkan ubi dari pohon dengan cara memotong dengan menggunakan parang/golok pada bagian pangkal ubi (jangan sampai terkena ubinya).

6. Pembersihan Lahan Setelah Panen

Kumpulkan semua batang singkong yang tersisa untuk membersihkan lahan agar dapat ditanami kembali. batang ubi sisa ini dapat dijadikan bibit kembali untuk penanaman selanjutnya atau dapat dibakar pada lahan pertanian/kebun tersebut untuk menjadi pupuk.

Itulah 6 langkah rahasia cara penanaman singkong yang benar agar menghasilkan panen yang banyak, biasanya yang sering dilupakan adalah bagaimana cara melakukan perawatan pada budidaya singkong yang baik dan benar sehingga tanaman singkong kekurangan nutrisi atau diserang hama.. Mari untuk membudidayakan tanaman singkong dan tanaman lainnya seperti menanam terong agar dapat menunjang perekonomian Indonesia serta budayakan menanam untuk menjadikan bumi tetap hijau....

Sumber : www.bijibersemi.com