Tampilkan postingan dengan label Cabe Rawit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cabe Rawit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 September 2016

5 Cara Merawat Cabe Rawit Yang Jarang Dilakukan Petani

 
Cara Merawat Cabe Rawit Yang Benar- Jika Anda sudah membaca artikel sebelumnya tentang Bagaimana cara menanam cabe rawit, sekarang giliran Anda harus tahu cara yang tepat merawat tanaman cabe rawit agar dapat tumbuh subur dan berbuah maksimal.

Perawatan pada pohon cabe yang ditanam harus dilakukan dengan telaten dan perlu dipahami dengan benar tata cara perawatan yang sesuai dengan jenis cabai yang ditanam. Anda tidak akan mendapatkan tanaman cabe yang mampu menghasilkan buah yang banyak jika Anda tidak memahami caranya.

Cabe Rawit, Sayuran, Cara merawat cabe rawit, cara membasmi hama pada tanaman cabe, cara pemupukan dan dosis pada budidaya cabe,


Pada Artikel kali ini akan dibahas mengenai beberapa perawatan cabai rawit yang jarang dilakukan oleh petani.


1. Melakukan Penyiangan


Tanaman cabe yang sudah ditanam harus dihindarkan dari tanaman liar yang dapat mengganggu perkembangan pohonnya, semak-semak yang tumbuh harus rajin dibersihkan.

Anda perlu melakukan pembersihan rumput yang ada secara manual, jangan menggunakan obat pembasmi rumput. Penggunaan obat pembasmi rumput pada saat umur tanaman masih kecil akan dapat berdampak tidak baik pada perkembangannya.

Gunakan cangkul atau peralatan manual lainnya untuk membersihkan rerumputan, bersihkan secara teratur agar pertumbuhan rumput tidak mengalahkan pertumbuhan cabai.

Pemakaian pelastik mulsa juga bisa menjadi solusi agar rumput liar tidak tumbuh disekitar tanaman cabe Anda. Namun tidak semua petani mau mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli pelastik mulsa, mereka memilih untuk melakukan pemberihan secara manual.

2. Lakukan Pemupukan



Pemupukan sangat diperlukan untuk memberikan nutrisi pada tanaman cabe rawit, pemberian pupuk dapat menggunakan pupuk kimia maupun pupuk organik.

Penggunaan pupuk kimia akan memberikan kemudahan dan juga memberikan dampak kesuburan yang baik pada tanaman cabe Anda, namun Anda perlu biaya yang besar untuk membeli Pupuk Kimia dan tanaman Anda juga akan mengandung bahan kimia, tidak organik.

Tren yang berkembang saat ini adalah tanaman organik, yaitu tanaman yang tidak menggunakan bahan-bahan kimia dalam proses pembudidayaannya.

Untuk menghasilkan tanaman cabe yang organik, Anda pun diharuskan melakukan pemupukan dengan bahan organik. Pupuk organik dapat diperoleh dari kotoran ternak, selain harganya lebih murah, pupuk ini akan memberikan kesuburan yang alami pada tanaman cabe Anda.

Pemupukan kimia dapat dilakukan dengan mencairkan pupuk dan juga dapat dilakukan dengan menaburkan pupuk secara langsung. Berikut dosis dan jenis pupuk kimia yang dapat digunakan untuk perawatan cabe.

a. Pemupukan Cabe dengan Mencairkan Pupuk NPK

Cairkan pupuk NPK sebanyak 4 Kg dengan air sebanyak 250 Liter, siramkan pada pohon cabe yang berumur sekitar 10 hari tanam. Setiap pohon diberi sekitar 250 - 300 ml.

Pemupukan ini diulangi pada usia tanaman sekitar 20 hari setelah tanam.

b. Pemupukan Campuran Untuk Umur 1 Bulan ke atas

Cairkan beberapa jenis pupuk seperti NPK, TSP, KNO, MKP masing-masing 4 Kg dengan air sebanyak 300 liter.

Siramkan pada tanaman cabe dengan setiap pohon sekitar 300 ml.

Pemupukan serupa dapat dilakukan setiap kelipatan 1 bulan sekali.

Cabe Rawit, Sayuran, Cara merawat cabe rawit, cara membasmi hama pada tanaman cabe, cara pemupukan dan dosis pada budidaya cabe,


3. Topang Pohon Cabe dengan Anjir


Pohon cabe rawit rentan terhadap angin, kalau terkena angin batang cabe bisa ambruk atau lunglai.

Untuk mengantisispasi hal itu, sebaiknya gunakan tiang anjir untuk menopang batang cabe.

Anjir dapat dibuat dari bambu yang dibelah-belah, tinggi anjir disesuaikan dengan tinggi batang cabe.

Tancapkan anjir di dekat pokok batang cabe, lalu ikat dengan tali. Jangan mengingat terlalu kencang ya, dikhawatirkan akan membuat batang cabe rusak.

Pengikatan hanya untuk pohon dapat tertahan saat terjadi angin kencang. 

4. Penyiraman Jika Diperlukan


Penanaman cabe kadang tidak selamanya dilakukan pada musim penghujan, untuk mengantisipasi pohon cabe kekurangan air. Lakukan penyiraman secara teratur pada oagi dan sore hari.
Penyiraman juga dapat dipadukan dengan pemupukan cair, baik pupuk kimia maupun pupuk organik. Yaitu dengan melarutkan pupuk ke dalam air yang digunakan untuk menyiram
Sebaghai saran, sebaiknya pupuk organik yang dilarutkan, karena pemupukan kimia sudah dijelaskan pada langkah 2 di atas.

5. Pembasmian Hama

Yah..hama memang menjadi tantangan bagi seorang petani cabe.
Hama yang sering menyerang tanaman cabe diantaranya: Ulat, Tungau, Kutu daun, dan Lalat Buah.

Ulat

Ulat ini sering menyerang daun dan pucuk pohon cabe, ulat-ulat yang sering menyerang berwarna hijau dan dalam jumlah yang banyak.

Akibat yahg ditimbulkan dari serangan ulat ini adalah daun-daun akan habis menyisakan tangkai saja.

Untuk mengendalikan hama ulat ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan insectisida khusus ulat.
Jenis obat pembasmi banyak di toko-toko pertanian, Anda dapat memilih merk sesuai dengan keinginan Anda.

Tungau

Serangan tungau dapat menyebabkan daun keriting dan tergulung, bahkan pada beberapa kasus serangan tungau dapat menyebabkan rontoknya daun-daun cabe.

Jenis tungau yang sering menyerang adalah tungau merah dan tungau kuning.

Untuk membasmi tungau pada tanaman cabe dapat dilakukan dengan obat semprot khusus tungau, Anda juga bisa mendapatkan secara mudah di kios-kios pertanian dengan berbagai merk.

Kutu daun

Kutu daun bekerja dengan menyerap cairan yang terdapat pada daun dan bantang muda, serangan kutu daun dapat menyebabkan pertumbuhan yang lambat pada daun cabe rawit.

Tanda-tanda awal yang memperlihatkan bahwa kutu daun menyerang tanaman cabe Anda adalah dengan adanya semut merah yang berkumpul pada pohon cabe Anda.

Hal ini disebabkan karena kutu dan memberikan suply makanan ada semut0semut tersebut karena kutu daun menghasilkan zat gula dari hasil memakan cairan pada batang cabe.

Untuk mengendalikan hama kutu daun pada tanaman cabe rawit dapat dilakukan dengan penyemprotan insectisida.

Lalat Buah

Hama yang satu ini cukup unit, lalat buah merusak pohon cabe dengan cara menempatkan telur-telurnya apda batang cabe yang masih muda.

Telur ini akan menetas dan menghasilokan larva, larva ini yang akan menggerogoti batang dan buah Cabe Anda dan merusak tanaman.

Untuk membasmi Lalat Buah pada tanaman cabe rawit dapat dilakukan dengan menyemprotkan insectisida. Merk dan jenis dapat dilihat di kios-kios pertanian terdekat.


Anda sudah membaca 5 cara perawatan pada tanaman cabe rawit yang dapat membuat tanaman Anda tumbuh dan subur sehingga menghasilkan buah yang maksimal. Perawatan yang baik dan benar dapa membantu tanaman cabe Anda terhindar dari hama yang dapat merusak pohon cabai. Jika pohon Cabe Anda terserang hama enyakit, pelajari tanda-tandanya dan pelajari cara membasmi hama-hama tersebut agar kerusakan tidak meluas.

Minggu, 21 Agustus 2016

Gagal Menanam Cabe Rawit ? Tips Ini Yang Harus Dilakukan

 
Cara Menanam Cabe Rawit Yang Baik dan Benar - Menanam tanaman bisa dibilang gampang-gampang susah, tapi masih banyak gampangnya dari pada susahnya. Itu jika Anda sudah mengetahui cara-cara menanam cabe rawit yang terbukti berhasil. Sebagian masyarakat di Indonesia beranggapan bahwa menanam itu masalah cocok dan tidak cocok atau takdir "wah..si Budi tangannya memang bagus itu,kalau nanam pasti hidup..".

Yah.. anggapan-anggapan seperti itu boleh-boleh saja, yang tidak boleh adalah Anda pun ikut percaya sehingga tidak percaya diri untuk menanam, Blog ini mengajak kita semua untuk membudayakan menanam. Jenis tanaman apa saja yang dibudidayakan itu diserahkan ke pembaca. Mari kita hijaukan Bumi kita ini dengan giat menanam.

Urusan menanam bukan masalah tangan yang mujarab, bukan masalah cocok, bukan masalah dikaruniai pintar menanam. Menanam itu erat dengan tekun dan memahami tata cara menanam yang benar agar berhasil dan memperoleh panen yang banyak.

Sayuran, Cara menanam Cabe Rawit Yang Benar, Cabe Rawit, Tips budidaya Cabe rawit, Cara Agar cabe rawit berbuah banyak, Cara Menanam, Pertanian,


Hal-Hal Yang Mempengaruhi Keberhasilan Menanam Cabe Rawit - Jika Anda ingin menanam Cabe Rawit baik di kebun, halaman rumah, ataupun di dalam pot atau polybag, hal yang harus Anda ketahui adalah kualitas bibit dan kualitas media tanam /tanah. Keberhasilan dalam menanam cabe rawit terletak pada hal tersebut, bagaimana cara memilih bibit cabe rawit yang berkualitas dan bagaimana menjaga kesuburan tanah atau media tanam agar tanaman cabe rawit dapat memperoleh nutrisi.

Jika Anda dapat memastikan 2 hal tersebut, maka langkah-langkah yang lain tidak perlu kerja keras. Nanti akan kita jelaskan dalam langkah-langkah cara budidaya tanaman cabe rawit :

1. Cara Anda Memilih Bibit Cabe Rawit Yang Berkualitas


Anda tinggal memilih, mau bibit cabe yang dibeli dari kios pertanian atau mau membuat bibit sendiri...

Banyak pilihan bibit cabe rawit yang dijual, Anda bisa memilih jenis cabe rawit yang seperti apa,, Namun Anda tidak dapat mengetahui kualitas sebenarnya dari biji cabe yang dibungkus itu,, 

Kualitas bibit yang bisa kita pastikan dari bibit hasil beli adalah jangan sampai bibit sudah kadaluarsa atau mendekati masa kadaluarsa...

Karena kalau sudah mendekati masa kadaluarsa, biji cabe dalam kemasan akan semakin menurun daya tumbuhnya..

Selain itu, perhatikan kemasannya...jangan memilih kemasan yang sudah ada bolong.. dikhawatirkan sudah dimasukin semut atau hewan lain yang dapat mengurangi kualitas bibit atau bahkan bibit cabe rawit dalam kemasan akan rusak...

Jangan lupa tanyakan ke penjaga toko, sesuai atau tidak karakteristik daerah Anda dengan bibit yang ada...

Pilihan yang Kedua adalah membuat bibit sendiri,,, bibit cabe dapat diperoleh dengan cara mengambil buah cabe yang sudah sangat tua..

Ingat jangan asal tua, namun ambilah buah cabe dari pohon yang sudah terbukti mempunyai kemampuan berbuah yang baik,, dan buah cabe rawit yang dijadikan bibit sebaiknya diambil dari panen yang kedua atau ketiga,, jangan buah pertama atau terakhir..

Buah pertama cenderung memiliki biji yang relatif lebih besar-besar, dan buah terakhir akan memiliki biji yang relatif lebih kecil.. 

Untuk membuat bibit sendiri, ambil buah yang sudah matang di pohon. Pastikan sudah matang semua bagian buahnya, bila perlu yang sudah mendekati mau jatuh.. Belah buah cabe dan pisahkan biji dengan kulitnya ya..

Biji-biji tadi dikumpulkan dan dijemur diterik matahari, sekitar 2-3 jam,,setelah itu letakkan pada area yang teduh namun masih mendapat hembusan angin,,kalau kata orang jawa diangin-anginkan..

Tidak cukup disitu saja,, untuk menyiapkan bibit cabe rawit perlu dilakukan penyemaian terlebih dahulu...

Buatlah media semai dengan menggemburkan tanah dan dibuat tegalan dengan ukuran 1m x 1m, taburi pupuk kandang dan aduk-aduk sampai tercampur merata...

Taburkan biji-biji cabe yang sudah disiapkan di permukaannya secara merata,,, kemudian lapisi dengan tanah,,lapisan tanah cukup tipis saja agar biji cabe tidak betaburan saat terkena hujan atau siraman air...

Tutupi dengan dedaunan dengan dibuat para-para denga  jarak sekitar 50cm dari permukaan semaian,,,

Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari untuk menjaga kelembaban media semai,,,,

Bibit cabe akan tumbuh sekitar 5-7 hari dari penyemaian,,, dan dapat dipindahkan ke lahan tanam permanen setelah mempunyai tinggi sekitar 10 - 15 cm...

Setelah bibit siap, langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan tanam....

2. Cara Menyiapkan Lahan Tanam untuk Cabe Rawit



Ingat,,lahan tanam memegang peranan penting dalam keberhasilan budidaya cabe rawit,, bibit yang unggul pun tidak akan mampu bertahan hidup jika kondisi tanahnya tidak subur..

Untuk membuat lokasi tanam cabe rawit, Anda perlu menggemburkan terlebih dahulu,, bisa menggunakan cangkul ataupun bajak,,jika menggunakan bajak, Anda masih perlu untuk menggemburkan lagi supaya tidak berbentuk bongkahan...

Selama menggemburkan, Anda juga bisa membentuk guludan atau tegalan...ukuran tegalan bisa dengan lebar 1 meter dan tebal 20 -30cm, untuk panjang menyesuaikan lahan yang Anda miliki...




Tegalan tidak menjadi syarat mutlak, Anda bisa juga hanya menggemburkan tanah tanpa membuat tegalan.. Hanya saja keuntungan tegalan adalah drainase air akan bagus,,Anda tidak perlu khawatir tanaman cabe rawit tergenang air...

Sayuran, Cara menanam Cabe Rawit Yang Benar, Cabe Rawit, Tips budidaya Cabe rawit, Cara Agar cabe rawit berbuah banyak, Cara Menanam, Pertanian,
 
Untuk menambah kesuburan pada lahan tanam, Anda bisa menaburkan pupuk kandang,, taburkan secara merata,,

Biarkan lahan tanam yang Anda siapkan selama 3-4 hari, jangan langsung ditanami.. hal ini bertujuan agar tanah kembali stabil setelah digemburkan....

Pada saat bibit sudah siap dipindahkan,, langkah selanjutnya adalah membuat lubang tanam dengan tugal (kayu yang diruncingkan ujungnya)..

Jarak tanam adalah 50cm x 50cm 

Anda juga bisa membuat lubang pada hari yang sama dengan penanaman bibit cabe... jadi ada yang nugal ada yang menanam.....

3. Cara Menanam Cabe Rawit Ke Lahan Tanam Yang Benar
Sayuran, Cara menanam Cabe Rawit Yang Benar, Cabe Rawit, Tips budidaya Cabe rawit, Cara Agar cabe rawit berbuah banyak, Cara Menanam, Pertanian,

Langkah ini adalah langkah yang paling mudah,, 

Untuk menanam bibit cabe rawit Anda perlu mencabut bibit-bibit hasil semaian tadi,,,
Cara mencabutnya juga harus perlahan,, agar akarnya tidak banyak yang putus... untuk memudahkannya, Anda bisa menyiram media semai terlebih dahulu sebelum bibit dicabut,,,

Cabut bibit cabe rawit semaian satu persatu dan masukkan ke dalam ember atau wadah lain,, dan bawa ke lahan tanam...

Buat lubang dengan menggunakan tugal atau Anda juga bisa membuat lubang menggunakan pisau dengan mencungkil tanahnya... 

Beri pupuk kandang sekitar satu sendok makan setiap lubang,, selanjutnya bibit cabe dapat ditanam..

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari,,agar tidak terkena terik matahari siang,,

Setelah semua lahan tertanami, siramlah tanaman cabe tadi secara merata sebelum ditinggal pulang.... 

Cukup mudah bukan untuk menanam cabe rawit, jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan dengan benar, maka yang perlu dilakukan adalah perawatan pada tanaman cabe rawit..Namun, kunci keberhasilan menanam cabe rawit sudah Anda lakukan pada tahap ini,, bah wa dengan pemilihan bibit cabe yang berkualitas dan ditunjang kesuburan lahan tanam akan sangat membantu dalam keberhasilan berkebun cabe....